Friday, June 5, 2009

Tanya MANOHARA, mana bukti !

"tuduhan rasuah di kedutaan"

Sejak akhir ini ramai orang memberi komen berhubung dengan penulisan dan penyampaian maklumat berhubung isu Tengku Temenggong Kelantan dengan Manohara dan tentunya komen-komen tersebut ada yang setuju dan tidak setuju, ada komen yang jujur dan ada komen yang sengaja mengalihkan pandangan supaya blog ini ditutup.

Mempersembahkan cerita sebenar apa yang terjadi diantara suami isteri itu, bukannya satu FITNAH apabila disertakan dengan fakta-fakta tapi apabila bercakap dan menuduh seseorang tanpa bukti yang sah itulah yang dikatakan FITNAH. Jadi dalam soal ini jangan blog ini disalahkan kerana sejak ianya dibuka semua foto-foto dan cerita yang dipaparkan adalah benar.

Yang belum jelas sekarang ini dipihak Manohara dan Dasiy, mana buktinya:-

1. Dada di Silet-Silet

2. Dahi di Sterika

3. Tekanan mental

4. Tambah lain-lain lagi.

Jadi tak usahlah ada diantara kita mengambil kesempatan untuk mencaci rakyat Malaysia ataupun Indonesia, tak usahlah kerana seorang Dasiy Fajarina maka negara hendak dilibatkan, maka tak usahlah kerana hendak menlindungi Dasiy diatas perlakuannya menyiksa seorang rakyat Indonesia di Perancis, kisah Manohara diperbesar-besarkan. Apa yang hendak tegaskan disini, rakyat Indonesia tidak bodoh, tapi ada orang yang diperbodohkan oleh Dasiy Fajarina, itu yang blog ini suarakan. jangan diputar belitkan keikhlasan blog ini untuk memberi makluman yang sahih kepada kalian.

Tunggulah beberapa hari lagi, Pak Duta Indonesia di Malaysia akan bertindak terhadap Manohara kerana tuduhannya yang teramat berat sekiranya Manohara tidak memohon maaf secara terbuka, Tuduhan yang mengatakan Pejabat Duta Indonesia di Malaysia terima RASUAH adalah tuduhan yang keras yang boleh menjatuhkan maruah seseorang dan juga negara. kalau Pak Dutanya sendiri Manohara boleh buat tuduhan palsu dan Fitnah, maka tak hairanlah Manohara dan Dasiy Fajarina memfitnah Tengku Temenggong Kelantan.

Yang mereka cari adalah Wang. dan sesiapa yang banyak wang bolehlah mendampingi keluarga 3 beranak itu.

40 comments:

  1. Tak sudah2 cerita ini, tak berhenti kisah ini. Siapa menghujat siapa pun tak pasti...??? Wallahu'alam

    ReplyDelete
  2. CAPE deh.......................

    ReplyDelete
  3. Wahai admin blog ini..

    saya ingin menyatakan pendapat saya tentang anda..

    kalau saya fikirkan dengan seksama, anda ini adalah orang paling jahat yang pernah saya temui...

    anda sudah berhasil memecahkan persahabatan antara "INDONESIA" dan "MALAYSIA".. hendak nya anda sadari itu.

    Blog yang anda buat, tidak menyelesaikan masalah ini malah anda semakin memperkeruh persoalan ini.

    Apa anda tidak tahu, kalau Blog anda sudah tersebar di seluruh jagad Indonesia..???
    Tulisan2 yang anda buat, sangat terlihat tidak adil... Malah sebenarnya pendapat2 yang anda tuangkan ke blog ini terlihat hanya mendeskriminasikan satu orang saja.

    Anda tahu Berapa Ribu bahkan berjuta orang Indonesia melihat tulisan2 anda???, dan anda tahu.. berapa orang yang terpancing emosinya dengan adanya tulisan2 anda yang "terlihat sangat tidak adil dan tidak rasional"..??

    justru kami melihat bahwa anda telah memancing kemarahan orang lain..

    Anda tahu akibat yang anda timbulkan kepada kami..?? kami menjadi benci.., dendam.., dan marah atas semua akibat yang anda buat..!!

    Berhati2lah wahai admin blog ini,, bila beribu2 bahkan berjuta2 orang indonesia tidak senang kepada anda (siapapun anda), apapun akan kami mintakan kepada Allah SWT agar orang yang membuat kami "teraniaya" akan menemui azab nya..

    Lihat saja bila lebih dari 40 orang yang mendoakan anda akan mati.., maka tunggulah kematian anda..!!

    ReplyDelete
  4. Coba ikuti tulisan senjaliza melalui; senjaliza.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. saya setuju dengan pendapat diatas. anda menghina2 ibu daisy dan (sekarang) manohara tapi anda sendiri cuma ngomong doank tanpa bukti, anda tidak jauh beda dengan ibu daisy,APAKAH ANDA BISA MEMBUKTIKAN OMONGAN ANDA ITU BENAR??? setidaknya, APAKAH ANDA BERANI MENGUCAPKAN SUMPAH DEMI ALLAH APABILA YG ANDA UCAPKAN ITU BENAR SENYATA2NYA? SAYA SUDAH MENANTANG ANDA DARI POSTING SEBELOMNYA TAPI RUPANYA TIDAK ANDA GUBRIS NTAH MEMANG TAKUT ATAU CUMA PENGEN MEMANCING2 EMOSI SEPERTI LAYAKNYA SINETRON.
    HI PARA BLOGGER MALAYSIA & INDONESIA. DIMOHON UNTUK TIDAK TERPANCING DENGAN PROVOKASI PEMBUAT BLOG INI KARENA SEMAKIN TERLIHAT BAHWA DIA HANYA INGIN MEMPROVOKASI DENGAN CARA BERUCAP TANPA BUKTI (FITNAH).
    SEKALI LAGI KALO MEMANG ANDA TIDAK BERMAKSUD MEMPROVOKASI SILAHKAN ANDA MENGUCAPKAN SUMPAH DEMI ALLAH BAHWA APA YANG ANDA UCAPKAN KEBENARAN. TIDAK USAH BERSEMBUNYI DIBALIK ID KARENA ALLAH MAHA MENGETAHUI

    ReplyDelete
  6. http://www.nst.com.my/Current_News/NST/Friday/National/2574595/Article/index_html

    2009/06/05
    'Manohara's mum on Interpol arrest list'
    By : Minderjeet Kaur

    Manohara Odelia Pinot was taken from Singapore to Indonesia.

    KUALA LUMPUR: The Mano-hara Odelia Pinot drama has taken a new twist with a diplomat stating the mother, Daisy Fajarina, is on the Interpol wanted list.

    Brata Mandala, a senior police liaison officer with the Indonesian embassy here, said this could be the reason Daisy was denied entry into Malaysia.

    His comments reported by Indonesia's respected website detik.com yesterday were, however, immediately challenged by Daisy's lawyer who argued that she would have been arrested in Indonesia or Singapore if she were on the list.

    Daisy had tried to enter Malaysia on March 19 but was denied entry at the Kuala Lumpur International Airport.

    She later claimed this was on "instructions" because Manohara was being held against her will by her husband, Kelantan prince Tengku Mu-hammad Fakhry Petra.
    Manohara, 17-year-old former model, has claimed she made a dramatic dash to freedom from Tengku Fakhry last Sunday during the royal family's trip to Singapore to visit the sick Kelantan sultan.

    Brata later confirmed with NST that Daisy was on the French Interpol wanted list for commercial crime but her lawyer could not search or find her name because it was under "local area network" jurisdiction, and only accessible to Interpol or police.

    Brata had told Indonesian journalists that Daisy had been on Interpol's "Red Notice" for the past one year. "This means she could be arrested anywhere."

    Brata said he confirmed this when he went to the KLIA to help get Daisy released by Malaysian Immigration officers.

    "Daisy told me of her criminal case that is waiting to be heard in France. She also told me her husband was imprisoned in France."

    Brata said he first learnt about Daisy after he received a call on March 15 from Indonesian police to help her lodge a report with the Malaysian police on her daughter's alleged abuse by her husband.

    On March 19, Daisy called him to say she had been arrested at the KLIA.

    Brata said a senior liaison officer with the French police, who is also with Interpol, had later asked him, during a forum in Jakarta, whether Daisy could be arrested and sent to France.

    "But I refused. This was to protect Daisy because I did not want to hand her to foreigners," he said, adding that Indonesia and France did not have a Mutual Legal Assistance Treaty.

    http://www.detiknews.com/read/2009/06/04/144755/1142711/10/mabes-polri-daisy-tidak-bisa-diekstradisi-ke-perancis

    Jakarta - Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina, boleh bernapas lega. Walaupun masuk dalam list buronan Interpol Perancis, Daisy bisa tetap terus menghirup udara bebas.

    "Ekstradisi mana mungkinlah. Mengekstradisi WNI mana mungkin," kata Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2009).

    Sementara itu, Kasi Interpol Mabes Polri Kombes Pol Anas Yusuf mengaku belum tahu apakah pihaknya sudah diberitahu Interpol Perancis. "Belum (ada pemberitahuan). Tapi mungkin saja, tapi kita tidak tahu," terangnya.

    Pada kesempatan yang sama, Susno kembali menerangkan Polri tidak akan menutup-nutupi keberadaan Daisy. Jika Perancis meminta informasi, Indonesia akan memberitahu posisi terakhir Daisy.

    "Kita kasih tahu ada di Indonesia," ujarnya

    "Mana kutahulah. Orang (kejadian) itu di Perancis," jawab Susno saat ditanya kasus apa yang menjerat Daisy.

    ReplyDelete
  7. http://www.detiknews.com/read/2009/06/04/112124/1142519/10/kbri-malaysia-daisy-fajarina-masuk-dpo-interpol-perancis

    Kuala Lumpur - Drama Manohara telah menghiasi media-media di Indonesia lebih dari sebulan lalu. Sejak pertama kali Daisy Fajaria, ibu Manohara, menggelar jumpa pers mengenai anaknya yang diduga mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh Pangeran Kelantan Tengku Tumenggung Muhammad Fakhry, hingga larinya Manohara Odelia Pinot ke Jakarta pada Minggu, 31 Mei 2009 lalu.

    Publik di Indonesia sangat menaruh perhatian terhadap permasalahan ini. Namun tidak banyak yang mengetahui, ataupun hanya sedikit, sisi lain dari latar belakang Daisy Fajaria yang diketahui publik.

    Senior Liasion Officer (SLO) Polri di KBRI Kuala Lumpur Kombes Pol Brata Mandala mengungkapkan, sejak setahun lalu Daisy ternyata telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Interpol Perancis.

    "Sepengetahuan kami, red notice Daisy Fajarina sudah dikirimkan oleh Interpol ke seluruh dunia. Jadi sebenarnya dia bisa ditangkap di mana saja," ungkap Brata ketika berbincang-bincang dengan wartawan di gedung KBRI Kuala Lumpur, Rabu (3/6/2009).

    Brata mengatakan, sebetulnya Daisy pernah menyatakan dirinya sedang dicari polisi Perancis untuk hearing karena suatu perkara kriminal dengan status tersangka ketika dia sedang dicekal masuk di KLIA oleh Pemerintah Malaysia. Namun pengakuan tersebut tidak ditindaklajuti.

    "Karena ketika itu saya diminta oleh kedutaan untuk membantu melepaskan dia dari pencekalan di KLIA. Dia hanya cerita pendek mengenai problem tidak ada lagi suaminya. Sebab, suaminya yang di Perancis dipenjara karena perkara kriminal," tutur Brata.

    Sebelumnya pada 15 Maret 2009, Brata menceritakan, dirinya mendapat telepon dari Kabareskrim Komjen Pol Susno Duaji untuk membantu menemani Daisy membuat laporan mengenai dugaan penganiayaan yang dialami Manohara ke Kabareskrim Kepolisian Malaysia Datuk Mohd Bakri Mohd Zinnin.

    Namun secara tiba-tiba, pada 19 Maret 2009 pukul 12 siang, lanjut Brata, dirinya mendapat telepon kalau Daisy dicekal di bandara KLIA Kuala Lumpur. "Karena insiden ini, jadi bubar rencana untuk membuat laporan di Malaysia. Hampir enam jam saya di KLIA untuk melepaskan Daisy dari pencekalan hingga akhirnya berhasil dideportasi kembali ke Jakarta. Ketika di sanalah Daisy bercerita singkat mengenai problemnya tersebut," sambung dia.

    Bahkan Brata menjelaskan, dirinya menyarankan kepada Daisy untuk menggunakan pengacara di Indonesia yang mampu berkoordinasi dengan pengacara di Malaysia. Hal ini untuk memudahkan dalam membuat laporan di kepolisian Malaysia.

    Kepastian bahwa Daisy masuk dalam DPO Interpol Perancis diperoleh Brata ketika mengikuti pertemuan seluruh SLO polisi dari sejumlah negara dalam forum International Foreign Law Enforcement Community (IFLEC) di Hotel Ambhara Jakarta yang diadakan oleh interpol Indonesia.

    Dalam sesi diskusi forum tersebut, SLO polisi dari kedutaan Perancis meminta agar Daisy ditangkap dan diekstradisi untuk dapat mengikuti persidangan di Perancis.

    "Tapi saya menolak saat itu, untuk melindungi Daisy karena dia adalah WNI. Tidak akan diserahkan kepada pihak asing," cetus Brata.

    Apalagi Brata menegaskan, Indonesia dan Perancis tidak memiliki perjanjian ekstradisi dan Mutual Legal Assistance Treaty (MLAT).

    Malah dalam forum tersebut, Brata mengusulkan agar kepolisian Perancis meminta kepada Depkumham RI agar dapat dilakukan pemeriksaan jarak jauh terhadap Daisy. Menurutnya, ini bersifat G to G.

    Secara teknis, pengadilan terhadap Daisy dilakukan misalnya di PN Jakarta Pusat dan teleconference dengan pengadilan di Perancis.

    "Hanya Perancis terima tidak cara seperti itu. Jika bersedia, kamu siap membantu. Kalau Daisy menang dalam pengadilan, maka otomatis red notice ditarik dari seluruh dunia. Tapi jika terbukti bersalah, ya dihukum di Indonesia," pungkasnya.

    ReplyDelete
  8. @ali : tolong yah. gak usah repeating berita yang sudah kita orang indonesia ketahui. dan lagi itu bukan berita beberapa hari yang lalu. emang lo pikir kita tidak tahu apa yang ada didetik. atau lo juga termasuk yang mau mencoba mengkaburkan permasalahan seperti yang beberapa orang lakukan termasuk si pembuat blog ini?

    ReplyDelete
  9. Saya heran..,
    sebenarnya apa yang ingin anda2 perjelaskan disini..??
    dan siapa yang anda2 ingin yakinkan disini..??

    Segala tetek bengek tentang Daisy..?? segala keburukan tentang Daisy..??

    Terlihat sekali blog ini sudah sangat menyimpang dengan Topik yang dibicarakan.
    Seharusnya Blog ini membicarakan tentang "Manohara dan Fakhry si Putra Kerajaan Kelantan"

    tapi kenyataannya banyak sekali topik yang melenceng dari topik yg sebenarnya..

    "Manohara anak siapakah..???, Dewi kakak manohara itu jg anak siapakah..?? ibu Daisy seorang penjahat lah..??"

    kalau masalah itu, biarlah kami sendiri yang menilai, dan Bangsa Indonesia bukanlah bangsa yg bodoh.. kami tau bahwa disini ada yang memainkan peranan "Pembunuhan Karakter".

    Mari kita kembalikan kepada topik yang sebenarnya..
    kalau memang Keluarga Kerajaan tidak merasa berbuat salah, buatlah konferensi pers guna meng-clear kan masalah ini

    ReplyDelete
  10. blog yang bikin keruh masalah orang lain aja.. C.. A.. P.. E.. Deeeh..

    ReplyDelete
  11. http://osdir.com/ml/culture.region.indonesia.ppi-india/2005-03/msg01188.html
    SAUDARA SAUDARA SEKALIAN,COBA LIAT KE LINK DI ATAS..ADA MALING TUH !!!

    ReplyDelete
  12. Bagaimana dgn berita ini Bro...?

    http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?p=473701#post473701

    Ibu Deassy sering kawin cerai, awal dari background yg nggak baik. Mantan suaminya yg Narapidana & mendekam di penjara jadi awal yg nggak baik pula. Kalau dia ibu yang baik, anak umur 15 tahun tdk akan diizinkan utk mulai pacaran, apalagi dg pria berusia 30-an tahun.

    Ibu Deassy jelas mencari pria super kaya utk anak yg masih dibawah umur, apalagi kalau bkn menggunakan kecantikan Mano utk kepentingan Deassy sendiri.
    Manohara diperkosa TT desember 2007 (Status: Masih pacar Ardhi). Kalau dia ibu yg baik tentu dia akan menjaga baik2 anaknya jgn sampai diambil keperawanannya oleh om2 berumur 31-an.

    Setelah Mano tdk perawan, dan dessy juga tahu Mano tidak perawan, Dessy masih mendukung Mano pacaran dg Ardhi. Kemungkinan dessy & dewi tdk mau ketinggalan liburan ke Amerika naik pesawat jet Bakrie.

    Masih juga tdk puas dpt calon mantu super kaya, Deassy berusaha menarik perhatian bapaknya si calon mantu yg jelas2 sdh beristri. Yg sayangnya si bapak nggak tertarik sama sekali dg Deassy, dan yg ada dessy dpt adl teguran keras dr keluarga si bapak & dpt dampratan yg super keras dr istri si bapak, dan diusir dari pada saat pestanya Adinda Bakrie.
    Nah bbrp hari kemudian, dessy membawa Mano ke Kelantan utk dinikahkan dengan TT.

    Saat Mano menikah (berdasarkan pengakuan Deassy sendiri) wkt berdandan dengan Mano di ruangan istana, dessy memakai perhiasan kerajaan yg tersedia utk dipakai Mano, saat orang kerajaan meminta dilepas, Deassy tersinggung.
    Kalau Deassy tdk kampungan dan tau diri, dia tdk akan berani memakai perhiasan kerajaan tanpa ijin dulu. Ibarat spt Lady Di sewaktu menikah diberi ratu Elisabeth tiara kerajaan yg diwariskan turun temurun, masuk akal nggak kalau sampai dipakai ibunya? Yg ada malu kaleeeeee...

    TT sdh menyerahkan sejumlah uang dan perhiasan sbg Mas Kawin (Yang tentunya sdh diterima Deassy) Setelah menikah, TT menginginkan malam pertama, tapi Mano mengatakan sdg haid, TT masih sabar.
    Saat bulan madu Mano & suaminya bulan madu ke Thailand, yg anehnya Deassy & dewi ngekor aja. Kelihatan spt nggak mau kehilangan uang sesenpun, selalu ngekor kemana Mano pergi even utk honeymoon yg seharusnya jadi acara romantis berdua saja. TT mulai naik pitam..

    Setelah 2 bulan menikah TT belum pernah tidur dg Mano, dg alasan yg sama, Mano lagi haid. Pastinya ini juga tekanan dari Deassy krn tuntutan uang dessy baru diberi setengahnya saja. Jelas TT mengamuk. Sdh menikah tapi si istri selalu menolak utk berhubungan intim.
    Tdk tahan dg TT yg sering marah2 krn ajakan utk tidur bersama, Mano kabur ke jakarta (tentunya atas desakan Deassy), yg anehnya nggak lama kemudian dia kedapatan dugem di Bali. Herannya lagi nih , status masih suami TT, Mano malah berhubungan dg pembalap Ryan Haryanto.

    ReplyDelete
  13. Jika Deassy ibu yg baik dan benar Mano kabur ke Jakarta bkn krn tekanan dari deassy, saat TT ke jakarta utk jemput Mano, Deassy tdk akan mengizinkan Mano kembali ke TT. Tdk ada org bodoh yg mau tertipu 2x jika bkn krn serakah.
    Deassy terlalu banyak menuntut. Uang, apartemen dan mobil mewah. Setelah tuntutannya dikabulkan, dessy marah krn jumlah uang tdk sesuai dg yg diharapkan alias tdk cukup utk bayar hutangnya yg menggunung. Serta Mobil dan Apartemen bkn atas nama dessy. Dessy menolak apartemen tersebut, yg saya heran ini mobil Alphard sempat dipakai ke-mana2.

    Deassy sekeluarga beserta TT berangkat Umroh, dimana TT mungkin sgt kesal dg ulah dessy yg mata duitan maka dibawalah Mano ke Kelantan tanpa Deassy.
    Kalau memang dia mdptkan kesulitan utk dpt penanganan scr hukum krn posisi TT sbg anak raja dan dia pikir perlu bantuan publikasi utk tujuan membebaskan Mano, nggak usahlah soal pribadi Mano diumumkan lewat media massa. Sangat miris sekali melihat ibu yg spt ini.

    Setelah melihat tayangan heboh Deassy di tv, tiap orang mulai bertanya, lho ini kan Deassy yg pernah menipu saya, uang saya ada lho di dia ratusan juta dan belum dibayar. Temannya yg lain juga mulai bertanya, lho dia juga menipu saya, uang saya ratusan juta pun masih ada di dia dan belum dibayar. Kedapatanlah Deassy berhutang 5 milyar dari sekian banyaknya orang (itupun yg ketahuan, yg nggak ketahuan??)

    Kenapa Deassy selalu membawa bangsa Indonesia dalam perdagangan manusia ini? Ini bukan masalah bangsa, bukan masalah Indonesia Malaysia, tapi masalah individu.
    Bisa dimengerti kenapa desy berteriak2 di Indonesia bkn di Amerika (bapaknya Mano org Amerika), krn rakyat Indonesia terlalu mudah diprovokasi, apalagi krn memang dr dulu hub Indonesia & Malaysia selalu diwarnai ketegangan.

    Tidak usah saling menghujat mengatasnamakan bangsa,permasalahan bangsa ini saja sdh cukup rumit, kemiskinan dimana2. Sedangkan Mano? Ibu dan kakak yg ngakunya bergaul dg kalangan jetset, bukannya semua perlu uang yg sgt banyak,pakaian mahal & bermerek? Patut dipertanyakan asal uangnya dari mana.
    Suami ke2 Deassy org Amerika, Suami ke3 Dessy org Perancis, Mano disuruh kawin (dijual) ke Pangeran Malaysia. Giliran susah minta tolong ke Indonesia. Harus dicek apakah Deassy ada npwp atau tdk. Sdh ngga bayar pajak, hidup bergaya socialita, ngga bawa devisa spt TKI, maunya kawin dg org luar negri terus, pas susah bawa2 rasa kebangsaan.

    Anak sdh dijual, mana bisa minta kembali.
    Presiden dan Wakil Presiden beserta menteri nggak level urus masalah ini. Banyak masalah yg lebih penting dan urgent yg harus diurus. Daripda mengurus Deassy yg doyan ngutang.

    Pesawat jet di foto diakui Deassy sbg pesawat pribadinya. Mentok2 ketahuan juga kalau itu punya Bakrie. Pernyataan di Perancis dia tinggal di Cannes, mentok2nya ketahuan juga kalau dia ternyata numpang di rumah Bakrie, sekalian numpang tenar, numpang kaya. Persoalan ini juga lagi2 dia dpt teguran yg lumayan keras dr Bakrie.
    Persoalan hutang bermilyar2 kenapa orang tdk ada yg melaporkan, itu tinggal menunggu bom waktu yang siap meledak kapan saja, dan sebelum itu terjadi : Semoga ibu Deassy segera bertobat. Amin !

    ReplyDelete
  14. bagaimana dengan patok2 perbatasan?atau pulau ambalat?atau kebudayaan kami yang dicuri?atau ratusan hektar hutan yang dirambah secara liar?
    sejak dulu malon memang suka mengganggu kedaulatan RI,
    jadi bukan karena kami mudah diprovokasi,kami memang benci malon sejak dari dulu selalu cari gara2 dengan RI,
    lihatlah SEJARAH !!

    ReplyDelete
  15. Kalau dilihat dari cara dia bercakap tidak kelihatan mentalnya telah di toture, tubuhnya juga nampak berisi dan nampak sihat sihat saja, ada siapa diantara kita pernah melihat photonya yang disilet silet atau perakuan dari mana mana Dr yang membuat pemeriksaan keadaan ke atas tubuh beliau dan memperakuinya yang bahagian tertentu yang telah disilet? setahu saya hingga ke hari ini ia masih belum menjalani post mortem selain asyik menghadiri interview bersama media.

    Ayuh ibu Desy, lakukan secepatnya. Beribu ribu Dr terdapat di Jakarta, pilih lah satu yang mana kamu suka, aku yakin jika pemeriksaan itu menunjukan mano di silet silet oleh tt. Kamu rakyat malaysia pasti akan bersama kamu mengutuk kekejaman ini. Tetapi jika pemeriksaan itu mendapati sebalik, maka kamu tunggu ribuan rakyat indonesia akan memusuhi kamu kerana mereka reka cerita yang tidak benar.

    Jangan hanya menunjukan gambar yang di ambil melalui handphone hanya kepada seorang jurubicara yangmana beliau pun tidak dibahagian mana gambar itu di ambil. Pergilah berjumpa Dr, mereka lebih tahu kerana pemeriksaan itu akan menunjukan benar atau tidak cerita ini. Bagi saya "Hanya Jauhari yang mengenali maknikam".

    Salam

    ReplyDelete
  16. kami tidak menyokong sebarang kekerasan apa lagi terhadap wanita..namun beberapa persoalan yang timbul,lihat saja pada video sidang media manohara di markas laskar merah putih, sewaktu dia memakai dress dan cardigan, tiada pun kesan luka di dada, sedangkan waktu itu sebahagian atas dadanya terdedah..badannya juga berisi tidak langsung menunjukkan keadaan stress, mana mungkin org yng di dera boleh badan berisi, kalau dadah di suntik ke badan nya lihat dalam tempoh seminggu, badan nya akan turun mendadak, kerana sumber tidak lagi diperolehi..kita lihat lagi seminggu..kenapa harus mennuggu satu tempoh yang lama untuk buat pemeriksaan..dia juga melaporkan membuat laporan ke kedutaan, siapa yang buat laporan..kalau manohara yang buat laporan beerti dia bebas berkomunikasi ke luar istana..lihat video ketika pembebasan nya..tiada pun kelihatan orang yang stress..sangat musykil..apakah manohara ini manusia yang boleh berubah emosi sekelip mata..sekejap menangis sekejap ketawa

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. Nah lihat...anda sendiri yang melebarkan masalah ini kan??? sekalian aja urusin tetangganya daisy,neneknya mano,mantannya mano!
    Jadi jangan salahkan kalau issue ambalat juga muncul disini..dan juga issue issue lainnya.

    lovesense...koment diatas benar adanya,bahwa anda sudah membuat indonesia dan malaysia makin berseteru...sudah ramai disini yang membicarakan akan menyatakan perang...
    apa memang itu yang kamu mahu??? pengecut anda apakah memang seperti anda semua perangai rakyat malaysia???
    daisy = tidak ada yang percaya 100%

    kenapa anda tidak menampilkan sisi buruk pangeran pengecut itu disini??? kenapa yang bagus bagus saja??? kenapa???? apa pasal??
    dari awal blog ini dibuat memang selalu tidak berimbang....
    kemarin cakap...mano happy,mano senang senang,mano bahagia,tidak ada masalah.
    lihat apa yang terjadi???
    180 derajat semua isi blog ini terbantahkan...akhirnya mano bicara dari mulutnya sendiri.kalau memang mano happy pangeran anda akan bicara sendiri.punya mulut kan ?? atau memang benar seorang psycho?
    saya tidak bela mana mana...hanya saje dari awal saya lihat isi blog ini tidak rasional dan memihak salah satu pihak saja.

    tunggu saja..apabila ini terbukti semua semua rakyat malaysia akan menanggung malu dan azab yang amat sangat,karena membolehkan hal ini berlaku di tanah malaysia!!!

    ReplyDelete
  19. Ali..saya salute sama kamu.Benar saya sebagai rakyat Malaysia akan bersama-sama kamu rakyat Indonesia mengutuk kekejaman TT kalau benar dia yang melakukan penderaan ke atas Mano.Tapi sebaliknya kamu yang melemparkan kutukan dan cacian ke atas mana-mana2 individu harus menanggung dosa akibat FITNAH..!

    Ini bukanlah soal negara tapi soal perilaku seseorang individu itu.Benar ini bukan 'standard' presiden untuk menguruskan kes-kes kecil seperti ini.Mereka ada agenda yang lebih besar.Kita saling bergantungan.Tidak ada orang-orang Indonesia disini..Malaysia tidak akan maju.Dan jika tiada Malaysia..orang2 Indonesia yang bekerja di Malaysia tidak akan dapat menyalurkan kekayaan ke negeri mereka.

    ReplyDelete
  20. Letters: Is Manohara her mother's puppet?

    Fri, 06/05/2009 1:39 PM | Reader's Forum

    Of course I sympathize with Manohara's predicament, but in the past days, after following the TV coverage about her and her mother, I can't suppress my growing doubts.

    If Manohara's mother, Daisy Fajarina, really had the best interests of her daughter at heart, she would have gone straight to a renowned hospital in Jakarta upon arrival in Indonesia (or, better yet, a medical center in Singapore after leaving the hotel she escaped from) to subject Manohara to a thorough physical examination.

    For the results of this important examination might be of great help for Manohara in strengthening her planned legal case against the Kelantan prince, her husband.

    Instead, ever since they returned to Indonesia, Daisy Fajarina and Manohara have held numerous press conferences and, on one occasion, Manohara was dressed up to the hilt in yellow and gold finery and was almost all smiles during the interview.

    Please pardon me for thinking so, but is that the way someone who has suffered incessant sexual, mental and physical abuse really behaves? It does seem that, as well as this being a very cheap plot to gain public sympathy, Manohara's mother is also milking her daughter's numerous assets for all they're worth with this situation.

    If that is indeed the case, I pity Manohara, the poor puppet, all the more.

    Tami Koestomo
    Bogor, West Java

    ReplyDelete
  21. karena semuanya hanya pada main copy paste gak jelas sekalian aja deh gw ikutan
    http://www.detiknews.com/read/2009/06/06/120204/1143666/10/tiga-pahlawan-penyelamat-manohara
    Jakarta - Drama Manohara Odelia Pinot terus bergulir. Ada kisah yang tercecer dari drama Manohara melepaskan diri dari suaminya Pangeran Kesultanan Kelantan Tengku M Fakhry di Singapura. Kisah itu adalah kisah 3 orang yang menjadi dewa penyelamat model cantik itu.

    Kisah pahlawan Manohara ini dilansir di The New Paper. Tabloid harian di Singapura itu menyebutkan ada 3 pahlawan tanpa nama yang terlibat dalam drama 'penyelamatan' Manohara. Manohara tidak mungkin bisa kembali ke Jakarta jika tidak mendapat bantuan dari 3 orang tersebut.

    Pahlawan pertama, adalah orang dari Kesultanan Kelantan sendiri. Orang yang namanya dirahasiakan inilah yang memberikan kabar rahasia kepada Keluarga Manohara, Rabu 27 Mei 2009. Orang inilah yang menginformasikan kepada ibunda Manohara, Daisy Fajarina kalau putrinya akan berada di Singapura dalam minggu tersebut.

    ReplyDelete
  22. Sang informan kembali menelepon keluarga Manohara pada Sabtu, 30 Mei 2009. Kali ini Sang informan meminta agar keluarga Manohara secepatnya ke Singapura malam itu. "Sebaiknya cepat datang sekarang," kata si informan.

    Setelah mendapat saran tersebut, Daisy Fajarina dan kakak Manohara, Dewi Sari Asih, segera mengambil penerbangan pertama ke Singapura, Sabtu siang itu juga.

    Sampai di bandara Changi, Singapura pukul 8 malam waktu setempat, mereka memanggil taksi dan langsung menuju Hotel Royal Plaza Scotts. Sopir taksi inilah pahlawan kedua untuk Manohara.

    Sepanjang perjalanan ke hotel, Daisy dan Dewi mulai membicarakan kisah Mano. Sang sopir taksi mau tak mau juga ikut mendengar pembicaraan kedua ibu dan anak itu.

    "Sopir taksi itu menyarankan kami untuk menelepon polisi," kata Dewi. Mendapat saran itu, Daisy dan Dewi ragu-ragu. Mereka cemas polisi Singapura menolak menolongnya. Maka mereka pun bertanya bagaimana kinerja polisi singapura.

    "Dia (sopir taksi) itu mengatakan polisi akan sangat melindungi kita tanpa pandang bulu, apakah kita orang asing atau bukan, apakah kita kaya atau miskin," kata Dewi menirukan jawaban si sopir taksi.

    Sang sopir juga meyakinkan polisi Singapura pasti akan membantu mereka.

    Daisy dan Dewi tiba di hotel sekitar pukul 8.30 malam waktu Singapura. Saat memasuki lobi hotel, mereka melihat ada 4 atau 5 penjaga Kesultanan Kelantan.Wajah penjaga Kelantan itu langsung berubah ketika melihat Daisy dan Dewi. Mereka mulai panik dan sibuk menelepon memberitahukan kedatangan ibu dan kakak Manohara.

    "Kami menunggu di dekat elevator berharap bisa melihat Manohara yang mungkin keluar. Kami tidak dapat naik sebab kami tidak memiliki sandi untuk bisa masuk lift," cetus Dewi.

    Polisi Singapura kemudian datang 10 menit setelah Daisy dan Dewi tiba. Kemudian datanglah pahlawan ketiga itu. Seorang ibu asal Indonesia yang menjadi tamu hotel Royal mendatangi Daisy saat masih menunggu di elevator.

    Perempuan yang juga menginap di Hotel Royal itu lantas bertanya kepada Daisy apakah dia ibu Manohara. Daisy membenarkannya. Si ibu itu lantas mengatakan bila ia melihat Manohara ada di lantai 3. Manohara sedang dilarang turun ke lobi untuk bisa bertemu Daisy dan Dewi.

    "Lalu saya mendengar bunyi alarm emergency dari elevator. Seorang laki-laki dan seorang perempuan tergesa-gesa menuju elevator membawa barang seperti tas dokter. Mereka berkata harus naik ke lantai 3. Kami mencoba mengikuti mereka tapi mereka menghentikan kami," cerita Dewi.

    Segera setelah itu, Daisy dan polisiSingapura ikut naik ke lantai 3. Sementara Dewi masih tinggal di lobi.

    "Ketika saya tiba di lantai 3, Saya melihat Manohara ada di lift. Duduk di lantai menangis,
    memencet-mencet alarm dan menolak untuk keluar. Saat dia melihat saya, dia mulai berteriak dan berkata, Ibu jangan pernah lagi biarkan saya pergi," kata Daisy.

    Dewi lantas bertemu adiknya dan ibunya di ruangan hotel lantai 3 milik ibu dari Indonesia yang sebelumnya menemui mereka. Ibu dari Indonesia itu membiarkan Daisy dan Mano menempati ruangannya.

    Dewi menyatakan Manohara lantas mengontak Kedubes AS yang lantas menghubungi KBRI di Singapura. Daisy mengatakan mereka tinggal di ruangan sang ibu asal Indonesia itu dari jam 9 malam hingga jam 04 pagi. Di ruangan inilah Daisy melakukan negosiasi dengan Fakhry, yang tidak mau membiarkan Manohara pergi.

    Daisy menambahkan, Fakhry mau melepaskan Manohara setelah pengacaranya memberitahu pangeran Kesultanan Kelantan itu akan kena masalah hukum jika menolak melepas Manohara.

    Setelah berhasil lepas dari Fakhry, Manohara, Daisy dan Dewi kemudian kembali ke Jakarta pagi buta pada Minggu, 31 Mei 2009. Mereka tiba di Jakarta pukul 07.30 WIB.

    Siang harinya Manohara menggelar jumpa pers yang isinya mengaku disiksa sang suami. Mano antara lain mengaku tubuhnya disilet dan badannya dibius hingga muntah darah. Selain itu Mano juga mengaku mengalami kekerasan seksual. Model 17 tahun itu pun menyatakan meminta cerai dan akan menempuh langkah hukum terhadap Fakhry

    ReplyDelete
  23. barusan liat infotainment,kayanya mano udah punya bukti2 dr kepolisian. trus sodara nya yang dokter juga udah mriksa dia..
    tadi sih katanya emang belom mau kasih tau media kalau mano udah priksa gtu..
    yah,tunggu aja bukti2nya.. we'll see.. jadi jangan senang dlu lahh..

    ReplyDelete
  24. aduuuuuuuuuuuuuh
    ini tak ada habisnya
    hallo semua please dong udah
    cik cik dan tuan tuan, sudahi ini semua,
    tinggalkan blog ini dan jangan pernah tengok lagi blog ini, tak ada amal budi baik disini, yang ada dosa saling tuduh
    BUAT SEMUA
    INGAT lah bila JARI TELUNJUK MENUDUH, MAKA EMAPAT JARI MENUNJUK KE DIRI SENDIRI

    sudah hentikan semua ini
    dari pada kita ngomongin manohara dan tt mending ngomongin musik ajalah
    any body yang MAU blajar bikin FX GUITARS silakan kunjungi
    http://mrdistortion.wordpress.com/d-i-y-bikin-sendiri/
    tutorialnya gratis tis tis
    kalau ndak bisa buat silakan order kesaya baik warga malaysia maupun indonesia bisa dikirim kemana saja
    nah mending blog ini dibuat ajang promosi produck aja kan lumayan siapa tau ada yang minat
    mrdistortion
    pis en pipis

    ReplyDelete
  25. Oh aku sangat senang mendengar berita ini, kalau dia sudah diperiksa oleh Dr dan memperolehi keputusannya tidak kira siapa Dr itu samada saudaranya atau siapa juga kerana aku sangat percaya kepada profesionalisma seorang Dr, mereka akan menyedia semua laporan mengikut prosedeur yang telah ditetapkan seperti objec yang digunakan, masa, kesan, tahap keseriousan dan meraka akan menjadi saksi di mahkamah untuk memberi keterangan terhadap apa yang telah di periksa apa bila kes ini dibicarakan.

    Kita tunggu dan lihat siapa yang kena.

    ReplyDelete
  26. heraaan dehhh... mano mulu.. g ada yang laen apaa

    ReplyDelete
  27. dulu gw salut ma mpo' desi yg ngebelain hak anaknya... yang keliatan alim dengan jilbabnya.
    sekarang... kemana tuhh mpo' desi jilbabnya..
    tt n mano jelas2 ada salahnya tapi yang paling banyak salahnya si mpo desi itu...

    ReplyDelete
  28. Dewak, sebenarnya dia bukan membuat pemeriksaan di kantor polisi, tapi pergi untuk bersembang sembang dengan pak polisi, mungkin untuk suap sama bapa polisi tapi tak berjaya sebab polisi itu tak mau ditipu, terus dia sakit dan pemeriksaan yang hendak dilakukan terus di batal, kita tunggu dan lihat hari ini apa lagi yang mahu di pertontonkan kepada kita, yang jelas kalau dia tidak membuat pemeriksaan yang sepatutnya tanda tanda pembohonagan nya makin jelas dan aku yakin rakyat indonesia mula tidak akan mempercyainya.

    ReplyDelete
  29. mulai terbuka nih pikiran kita, siapa di fitnah dan siapa memfitnah, siapa bohong dan siapa pembohong, makin rancu, ada baiknya admin blog ini kalau ada info tentang masa lalu manohara, segera dibuka biar semua jelas, ada apa sebenarnya, capek saya melihat selebritis dadakan muter2 ngk jelas ma ngomong2 yang aneh2...
    dada disetrika disilet, sudah lah tunjukkan buktinya, jangan2 ntik nukti itu ada tapi direkayasa, tahulah kalo uang berkuasa...

    ReplyDelete
  30. Manohara ternyata tiada abukti atas kasus Kedutaan RI di MALAYSIA terima rasuah, Manohara perempuan yg jahat. :)

    said...
    CAPE deh.......................

    June 5, 2009 8:19 PM
    YBgAXjx1x_zDeL6gA3q2X3xLmYk0h8zZU8qi9Et8CUmD said...
    Wahai admin blog ini..

    saya ingin menyatakan pendapat saya tentang anda..

    kalau saya fikirkan dengan seksama, anda ini adalah orang paling jahat yang pernah saya temui...

    anda sudah berhasil memecahkan persahabatan antara "INDONESIA" dan "MALAYSIA".. hendak nya anda sadari itu.

    Blog yang anda buat, tidak menyelesaikan masalah ini malah anda semakin memperkeruh persoalan ini.

    Apa anda tidak tahu, kalau Blog anda sudah tersebar di seluruh jagad Indonesia..???
    Tulisan2 yang anda buat, sangat terlihat tidak adil... Malah sebenarnya pendapat2 yang anda tuangkan ke blog ini terlihat hanya mendeskriminasikan satu orang saja.

    Anda tahu Berapa Ribu bahkan berjuta orang Indonesia melihat tulisan2 anda???, dan anda tahu.. berapa orang yang terpancing emosinya dengan adanya tulisan2 anda yang "terlihat sangat tidak adil dan tidak rasional"..??

    justru kami melihat bahwa anda telah memancing kemarahan orang lain..

    Anda tahu akibat yang anda timbulkan kepada kami..?? kami menjadi benci.., dendam.., dan marah atas semua akibat yang anda buat..!!

    Berhati2lah wahai admin blog ini,, bila beribu2 bahkan berjuta2 orang indonesia tidak senang kepada anda (siapapun anda), apapun akan kami mintakan kepada Allah SWT agar orang yang membuat kami "teraniaya" akan menemui azab nya..

    Lihat saja bila lebih dari 40 orang yang mendoakan anda akan mati.., maka tunggulah kematian anda..!!

    June 5, 2009 8:20 PM

    Indon x sedar diri, kau tu bukan TUHAN nak sebok pasal kematian orang. Sudah2 lah. Pembantu rumah di rumah aku pon BODOH BANGET, mau aja aku tamparin mukanya karena terlalu bodoh. Kerja basic tidak tau.

    ReplyDelete
  31. Dan lagi satu, PENULIS blog ini ada hak untuk menulis. Itu hak asasi dia sebagei manusia. Awas warga yang ngomong banyak disini, bangsa kamu indonesia banyak yang mencari rejki di sini. Jangan ngomong banyak!
    Percayalah, tidak akan ada perang saudara antara Indonesia dan Malaysia. Kerajaan RI tidak bodoh untuk berperang dengan Malaysia karena satu kasus manohara yg digede-gedein ini. Nak perang, kena lalu askar kerajaan Johor dululah tengok sapa menang...:)

    ReplyDelete
  32. Nih kalo mau bukti....

    http://rapidshare.de/files/47494060/barang-bukti-manohara.zip.html

    gw nemu dr hasil googling :D

    ReplyDelete
  33. Apa nak jadi dgn si Manohara dan mak nyer ni..?

    Sigh !

    ReplyDelete
  34. I agree with you. They will never stop until they get money. It's very easy. It's very clear. It's so cheap of them.

    ReplyDelete
  35. i'm feel confius,logikalnya apabila kita dalam keadaan teraniaya dan terseksa,perasaan kita akan lain,sedih,keliru,kelu dan yg penting kita tak akan rasa mahu berhadapan dengan dunia yg makin menekan,reda dan tenang baru mula mengatur langkah mempertahankan hak,tapi apa yg dilihat disini berlainan pula caranya dgn cara mano,dia muncul pertama kalinya ditv,bukan dibawa keklinik utk dirawat luka atau kesakitan yg sering dibicarakan media atau laman2 tertentu iaitu didera mental dan fizikal,apa yg makin saya keliru dia tersenyum dan sempat membetulkan rambutnya agar kecantikkannya tidak terjejas,bukan mahu menyalahkan sesiapa,atau menuding jari kepada siapa terletaknya salah,tapi gaya dan perwatakkan yang dipamerkan akan mencerminkan keadaan yang sebenar,berat mata yang memandang,berat lagi bahu yang memikul,saya amat bersimpati andai benar mano didera,dia adalah seorang wanita yang hebat,walaupun diusia yang muda dia mampu tabah dan bangkit mempertahankan hak diri,dan saya akan rasa kesal dengan TT..namun,andai semua yang berlaku ini hanya omong2 kosong mano,saya yang pertama akan mengkritik hebat,dan akan mendoakannya direjam sehinga lumat,nescaya hidupnya akan porak peranda hingga keakhir hayat,kerana dia telah mencetuskan satu gelora permusuhan diantara warga malaysia dan indonesia,sedangkan bukan semua sama,jangan hanya kerana nila setitik rosak susu sebelanga semata-mata disebabkan oleh hawa nafsu syaitan dalam mencari kekayaan dunia,sedarlah dunia hanya untuk persinggahan,yang kekal disana.

    ReplyDelete
  36. Usah membela perempuan yang sudah disabitkan bersalah oleh mahkamah Perancis kerana mendera pembantu rumah dan suka berhutang. Si Desy Farajrina tu berjilbab untuk tarik simpati orang. Kononnya dia seorang ibu mithali. Dia lupa, orang bukannya bodoh. Sedikit demi sedikit latar hidupnya yang gelap itu dibongkar.

    ReplyDelete
  37. Di Kalbar, Warga Malaysia Geser Patok Batas Negara hingga 600 Meter


    PONTIANAK - Warga Malaysia asal negara bagian Sarawak, yang
    berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggeser patok
    batas negara ke arah Indonesia sejauh 600 meter. Pergeseran itu
    terjadi di Desa Gumbang, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang.
    Akibatnya, lahan sejauh 600 meter dari patok batas negara dijadikan
    lahan perladangan berpindah-pindah.

    Hal itu dikatakan Danrem 121/ABW Kodam VI Tanjungpura Kolonel Inf
    Bambang Budi kepada wartawan di Pontianak Kalbar, Senin (14/3).

    Ia mengatakan, sesuai dengan laporan yang diterima, pergeseran patok
    batas negara itu sudah terjadi sejak tahun 1990 lalu. Namun baru
    sekarang ini muncul ke permukaan dan sejak itu warga Malaysia sudah
    mengelelola lahan tersebut.

    *Bukti MALAYSIA memang MALING.. PENCURI.. PEROMPAK!!* GANYANG MALAYSIA!!

    ReplyDelete